Pemerintah Percepat Olah Sampah Jadi Listrik, Target Kurangi 33.000 Ton per Hari di 2029

Binti Mufarida
Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari (tengah) (dok. KSP)

Menurut Qodari, pengurangan timbulan sampah melalui PSEL juga berdampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat, terutama di sekitar TPA, karena risiko penyakit dapat ditekan.

"Dalam jangka panjang, keberadaan PSEL diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, serta memperkuat peran daerah dalam mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon," ucap Qodari.

Selain manfaat lingkungan, PSEL juga dinilai memiliki potensi ekonomi. Fasilitas ini diperkirakan mampu menghasilkan listrik rata-rata sebesar 25 MW untuk kapasitas pengolahan 1.000 ton sampah per hari.

"PSEL juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi, antara lain melalui investasi, penciptaan lapangan kerja baru, dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi. Keberadaan PSEL pun dapat turut mendorong transfer teknologi yang diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengolahan sampah," katanya.

Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL di 30 lokasi atau aglomerasi yang tersebar di 61 kabupaten/kota di Indonesia. Setiap lokasi ditargetkan memiliki kapasitas input sampah lebih dari 1.000 ton per hari, sehingga total kapasitas pengolahan mencapai 33.000 ton per hari.

Pada tahap awal, proyek ini dijadwalkan memulai pembangunan (groundbreaking) pada Juni 2026 di lima wilayah, yakni Kota Bekasi, Kota Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya dan Bandung Raya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Miris! Trotoar Jalan Sunter Barat Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Liar

11 hari lalu

Wamen ESDM Sebut EBT Bikin Harga Listrik Lebih Murah, Begini Dampaknya ke Industri

12 hari lalu

Pramono Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Pilah Jadi Kunci

14 hari lalu

BNPB Lapor Listrik dan BBM Mulai Pulih Pascagempa NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal