Pemerintah Setop Impor Gula Rafinasi!

Tangguh Yudha
ilustrasi pemerintah setop impor gula rafinasi. (Foto: freepik)

Sudaryono mengaku ada kebocoran gula rafinasi ke pasar tradisional, padahal gula itu seharusnya hanya untuk industri. Ia menegaskan bahwa praktik ini telah ditemukan di banyak pasar yang berpotensi merugikan petani lokal.

"Ditemukan di banyak pasar. Gula rafinasi itu kan strict, dia kebutuhannya untuk kebutuhan industri saja, makanan dan minuman dan seterusnya ya. Itu kan nggak boleh dijual kiloan kepada masyarakat," ujarnya.

Meski tidak diungkap berapa jumlah kebocoran gula rafinasi yang tersebar di masyarakat, namun Sudaryono menegaskan bahwa kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi menyebabkan penurunan serapan gula konsumsi yang diproduksi petani. Sebab, harga gula rafinasi jauh lebih murah. 

"Efeknya adalah gula konsumsi yang diproduksi dari petani yang digiling di pabrik gula, itu serapannya rendah. Seratus ribu ton macet sehingga kan itu merugikan petani. Karena gula rafinasi itu harganya jauh lebih murah daripada gula konsumsi. Nah kalau gula rafinasi yang jauh lebih murah ini kemudian leaking kan ini namanya kejahatan dong ya," lanjutnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
25 hari lalu

Cegah Obesitas, Perhatikan Batas Aman Anak Konsumsi Gula

25 hari lalu

Kursi Wamentan Kosong Ditinggal Sudaryono, Ini Respons Mentan Amran

26 hari lalu

Dampak Gluten Berlebih Mirip Gula, Batasi Konsumsi demi Cegah Penyakit Kronis

26 hari lalu

Respons Mentan Amran Sulaiman saat Ditanya Nama Wamentan Baru Pengganti Sudaryono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal