Pemerintah Tindak Perdagangan Satwa Ilegal, Musnahkan 779 Kg Sisik Tenggiling hingga Kulit Harimau

Yuwantoro Winduajie
Kemenhut memusnahkan 779 kg sisik tenggiling dan sejumlah bagian tubuh satwa dilindungi lainnya di Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok. Kemenhut)

Dia juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat Polisi Kehutanan hingga 70.000 personel. Pada 2027, pemerintah menargetkan penguatan hingga 21.000 personel.

Menurut Dwi, penambahan personel tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini, patroli, serta kerja sama dengan masyarakat dan aparat penegak hukum dalam mencegah perburuan dan memberantas jaringan perdagangan ilegal satwa liar.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Novita Kusuma Wardani, menegaskan pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung konservasi dan perlindungan spesies terancam punah.

“Setiap bagian tubuh satwa yang diperdagangkan secara ilegal mencerminkan ancaman terhadap keberlangsungan populasi satwa di alam. Karena itu, perlindungan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menjaga habitat, mencegah perburuan, hingga memastikan tidak ada ruang bagi perdagangan ilegal. Kami terus memperkuat upaya konservasi dan pengawasan bersama para pihak untuk menjaga kelestarian satwa liar,” ujar Novita.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
4 hari lalu

100 Titik Panas Masih Terdeteksi di Indonesia, Kalteng Jadi Wilayah Terbanyak

5 hari lalu

Kabar Baik! Titik Panas Karhutla di 6 Provinsi Sumatera-Kalimantan Turun Drastis 98 Persen

5 hari lalu

Kemenhut Perketat Pengamanan Kawasan Bekas Karhutla di Kalteng, Plang Larangan Aktivitas Dipasang

14 hari lalu

Terjebak Karhutla Kalteng, Induk dan Anak Orang Utan Berhasil Diselamatkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal