Pemkot Semarang Minimalisir Potensi Konflik Pemilu

Sekar Paring Gusti
Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024 di Halaman Kantor Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (19/11/2023). (Foto: dok Pemkot Semarang)

Termasuk komunikasi lebih masif antara pemerintah daerah dengan Bawaslu Kota Semarang.

"Kita jaga kondusivitas, jika ada yang melanggar bisa dikomunikasikan dulu. Jangan sampai membuat kontra agar semua juga bisa berjalan dengan aman dan kondusif," ujar Mbak Ita.

Dia berharap, pesta demokrasi di ibu kota Jawa Tengah bisa berjalan sesuai asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil) tanpa konflik dan permasalahan apapun.

Seperti diketahui, Kota Semarang menjadi kota dengan potensi konflik tertinggi di Jawa Tengah. Sementara untuk nasional, Semarang menjadi kota dengan potensi konflik pada urutan ke-12.

"Ini yang perlu diwaspadai, sehingga kami komunikasikan di jajaran Pemkot Semarang hingga tingkat kecamatan, kelurahan bahkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas terkait apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam tahapan Pemilu," ucapnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Muslim
16 jam lalu

Cahaya Hati Cahaya Indonesia: AQUA Dukung Kenyamanan Jamaah di Masjid Istiqlal

Health
1 hari lalu

Pokky Komitmen Hadirkan Popok Bayi Berkualitas

Bisnis
2 hari lalu

Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Jadi Bantalan Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi

Belanja
2 hari lalu

Sambut Tahun Baru 2026 bersama Bank Mega, Ada 20 Lebih Promo Dining hingga Travel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal