Pencopotan Dandim Kendari Dikritik, KSAD Ingatkan Aturan Persatuan Istri Prajurit TNI AD

Wildan Catra Mulia
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa (tengah) di Mabes TNI AD, Jakarta, Selasa (15/10/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

"Sejak mereka menikah menjadi bagian dari kehidupan suaminya di TNI AD mereka sudah diikat bahwa mereka itu harus juga diri baik dalam dinas maupun pribadi," ujarnya.

Andika menjelaskan, pencopotan Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi dari jabatan Komandan Kodim 1417 Kendari karena sang istri menjabat ketua cabang persatuan istri prajurit yang memiliki banyak anak buah. Hal inilah yang dianggap tak etis karena tak sesuai dengan nilai-nilai yang dimiliki TNI AD.

"Jadi kita akan lihat perkembangannya kalau mereka ternyata menyadari kesalahan dan memperbaiki diri maka kita pasti akan berikan kesempatan lagi untuk karir selanjutnya dan sama peluangnya enggak ada perbedaan dengan mereka yang belum pernah mendapatkan hukum disiplin militer," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
29 hari lalu

Cekcok Antrean Sate Taichan Berujung Maut, Prajurit TNI AD Ditikam hingga Meninggal Dunia

1 bulan lalu

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

1 bulan lalu

Update Korban Ledakan Gudang Amunisi TNI di Madiun: 1 Meninggal, 6 Luka-Luka

2 bulan lalu

Prabowo Bangga TNI Berkali-kali Juara Menembak, Kalahkan AS hingga Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal