Penganiayaan Anak di Daycare Berulang, Komisi III DPR Desak Pelaku Dijerat Hukuman Maksimal

Achmad Al Fiqri
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto. (Foto istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kasus penganiayaan anak oleh pemilik tempat penitipan anak atau daycare terus terjadi. Komisi III DPR mendesak penegak hukum menjerat pelaku penganiayaan anak dengan hukuman maksimal. 

"Sebagai manusia yang memiliki hati nurani, kejahatan demikian rasanya berat untuk dimaafkan. Kami mendorong aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman yang maksimal," ujar Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto, Rabu (14/8/2024). 

Setelah kasus penganiyaan 2 anak oleh pemilik daycare di Depok, Jawa Barat, terbaru terungkap adanya kasus serupa di Pekanbaru. Seorang ibu bernama Aya Sofia (41) melaporkan pemilik dan pengasuh daycare ke polisi. Laporan tersebut lantaran tidak terima anaknya di-lakban dan tidak diberi makan oleh tersangka WF.

Didik menilai, kasus-kasus penganiayaan terhadap anak tidak bisa dimaafkan.

"Miris dan ikut prihatin atas kejadian kekerasan terhadap anak yang belakangan sering terjadi. Karena anak-anak ini ibarat kertas putih yang begitu bersih, seharusnya diberikan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi," katanya.

Didik menjelaskan, kasus penganiayaan di tempat daycare yang sudah sering terjadi harus menjadi peringatan bagi semua pihak. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk waspada khususnya bagi orangtua yang menitipkan anak di daycare.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
15 hari lalu

Sandiwara Ayah Bunuh Bayi di Jaktim, Pura-Pura Nangis hingga Sebut Anaknya Tertimpa Kipas Angin

3 bulan lalu

Wanita Diduga Dikunci OTK dari Luar di Daycare Ciputat, Damkar Evakuasi

4 bulan lalu

Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci

6 bulan lalu

Soroti Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Ria Ricis Prihatin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal