Penipuan Rekrutmen PT KAI, Tersangka Iming-imingi Korban Jadi Kepala Stasiun

Irfan Ma'ruf
Dua tersangka kasus penipuan berkedok rekrutmen pegawai PT KAI ditunjukkan di Polda Metro Jaya, Senin (23/12/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf).

Tersangka juga memerintahkan korban untuk mengisi formulir rekruitmen palsu dan membayar sejumlah uang. Setelah mendapatkan uang, kedua tersangka berfoya-foya.

"Mereka meminta bayaran Rp1,5 juta sampai Rp4 juta per orang dengan janji bisa menjadi pegawai PT KAI tanpa tes dan seleksi. Kerugian korban secara keseluruhan mencapai Rp140 juta," kata Yusri.

Direktur SDM dan Umum PT KAI Ruli Adi mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan rekrutmen pegawai PT KAI yang meminta bayaran sejumlah uang. Rekruitmen KAI hanya dapat diakses secara online melalui website resmi perusahaan.

"PT KAI dalam melakukan rekrutmen pegawai sangat profesional, transparan, objektif, dan enggak ada yang menggunakan uang sepeser pun. Saya imengimbau, jangan mudah tergoda," kata Ruli dalam konferensi pers tersebut.

Yusri menerangkan, atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 372 dan atau 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Andi Azwan Minta Polisi Segera Periksa Rismon Sianipar terkait Dugaan Ijazah Palsu

Nasional
7 jam lalu

Andi Azwan: Rismon Sianipar Tak lagi Galak Seperti Singa, Sekarang Meong

Nasional
8 jam lalu

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Rismon Sianipar, Kubu Pelapor Bawa Bukti dari Jepang

Seleb
1 hari lalu

Mengejutkan! Inara Rusli Lakukan Hal Ini agar Tidak Lukai Perasaan Wardatina Mawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal