Penjelasan Bea Cukai soal Heboh Penumpang Perempuan Menangis saat Diperiksa Bawa Kartu Pokemon

Jonathan Simanjuntak
Ditjen Bea Cukai menjelaskan, pemeriksaan kartu pokemon yang dibawa penumpang perempuan berinisial JES sebagai tindak lanjut atas indikasi x-ray. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merespons heboh seorang perempuan berinisial JES yang menangis saat diperiksa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena membawa kartuPokemon. Pemeriksaan berlangsung saat JES baru tiba dari China pada, Rabu (13/5/2026) lalu.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas indikasi x-ray. JES disebut terdeteksi membawa kartu Pokemon dalam jumlah yang banyak di dalam kopernya.

"Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas indikasi citra X-Ray yang menunjukkan adanya Kartu Pokémon dalam jumlah yang banyak di dalam koper penumpang," kata Hengky dalam keterangan pers, Minggu (17/5/2026).

Dalam keterangan yang sama, Hengky menjelaskan, manajemen risiko Bea Cukai mendeteksi adanya indikasi kuat aktivitas jasa titipan (jastip). Indikasi itu berkaitan dengan data perlintasan JES yang melakukan perjalanan luar negeri dengan frekuensi tinggi dan hasil pemantauan terhadap aktivitas penawaran barang belanjaan luar negeri pada akun media sosial milik yang bersangkutan.

"Dari pemeriksaan mendalam tersebut diketahui bahwa penumpang JES membawa Kartu Pokémon dalam jumlah yang signifikan. Sebagai petugas yang dituntut untuk mengamankan hak- hak negara melalui sektor penerimaan, maka dilakukan konfirmasi dan verifikasi terhadap yang bersangkutan dan atas barang yang dibawanya untuk membuktikan pembelian dan penggunaannya," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Bea Cukai Sita 1.435 Bal Pakaian Bekas Ilegal, Suahasil: Rugikan Industri hingga Konsumen

13 jam lalu

Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Beras-Garam dan Baju Bekas, Nilainya Rp27,3 Miliar

4 hari lalu

Faizal Assegaf Akui Terima Alat Podcast dari Eks Pejabat Bea Cukai: Saya Bisa Pertanggungjawabkan

6 hari lalu

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon: Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal