Penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai Tergantung Arah Angin

Sofyan Firdaus
Debu vulkanik Gunung Agung sedang bermuntahan. (Foto: Sindo News)

Selain mendapat gambaran dari satelit milik BMKG dan Satelit Volcanic Ash Australia Center (VAAC) di Darwin, Kemenhub juga menerima laporan abu vulkanik dari para pilot yang sedang mengudara.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Praminto Hadi mengungkapkan, hasil dari setiap laporan yang masuk akan diolah oleh otoritas bandara dan stakeholder terkait, termasuk untuk menetapkan apakah bandara akan tetap dibuka atau ditutup sementara.

"Sementara guna mengantisipasi adanya gangguan angkutan udara akibat sebaran abu vulkanik, Kemenhub menyiapkan sebanyak 10 bandara alternatif serta moda angkutan lainnya. Baik yang menuju Bali atau pun sebaliknya, " ucap Praminto di Jakarta.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
8 jam lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke Barat! BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Terdampak

9 jam lalu

Permintaan Masker Meningkat Imbas Erupsi Anak Krakatau, Pramono Minta Pedagang Tak Permainkan Harga

9 jam lalu

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Bisa Lumpuhkan Pesawat, Ini Risikonya

9 jam lalu

Pramono Ungkap Udara Jakarta Membaik usai Sebaran Abu Anak Krakatau, ASN DKI Tetap Ngantor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal