Penyebab Cuaca Panas di Indonesia, Bikin Gerah Maksimal!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi cuaca super panas. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Wilayah Jabodetabek dilanda cuaca panas belakangan ini. Apakah ada kaitannya dengan puncak musim panas?

Menurut pantauan cuaca di ponsel penulis, cuaca di Tangerang Selatan menunjukkan 34 derajat celcius. Suhu yang cukup terik ini ternyata menandakan puncak musim panas.

Ya, suhu 34-36 adalah suhu maksimum normal yang sering terjadi pada puncak musim panas. Suhu tersebut dianggap panas, membuat gerah, dan memerlukan kewaspadaan.

Cuaca di Tangsel pada Minggu, 22 Maret 2026 mencapai 34 derajat celcius. (Foto: Weather)

Pada beberapa orang, suhu 34-36 derajat celcius bisa menyebabkan dehidrasi dan iritasi kulit. Pada situasi yang seperti ini, disarankan untuk banyak minum air putih.

Lebih lanjut, menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca super panas ini disebabkan salah satunya akibat fenomena gerak semu tahunan Matahari.

Secara teknis, posisi Matahari itu tampak bergerak dari belahan Bumi selatan menuju utara. Tapi, pada periode 21-23 Maret, Matahari berada tepat di atas garis ekuator (khatulistiwa).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Jateng
3 jam lalu

Arus Balik Lebaran, Waspada Potensi Cuaca Hujan di Wilayah Jateng

Nasional
18 jam lalu

BMKG Siaga Modifikasi Cuaca selama Lebaran, Antisipasi Hujan Ekstrem dan Karhutla

Nasional
5 hari lalu

Prakiraan Cuaca 17 Maret 2026, BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat di NTT-Sulbar!

Nasional
4 jam lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 25 Maret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal