Perbedaan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka dan Tertutup Beserta Contohnya

Punta Dewa
Perbedaan sistem pemilu proporsional terbuka dan tertutup. Ilustrasi Sistem pemilu proporsional tertutup (Foto: Freepik)

Perbedaan pemilihan calon anggota legislatif 

Sistem pemilu  proporsional terbuka 

Pemilih dapat mencoblos langsung nama caleg, atau mencoblos parpol peserta pemilu di surat suara. Nantinya, penetapan calon terpilih ditentukan berdasarkan suara terbanyak. 

Sistem pemilu proporsional tertutup 

Sedangkan, calon anggota legislatif ditentukan partai. Oleh partai, nama-nama caleg disusun berdasarkan nomor urut. Nantinya, calon terpilih ditentukan berdasarkan nomor urut. Jika partai mendapatkan dua kursi, maka calon terpilih adalah nomor urut 1 dan 2.

Contoh sistem pemilu proporsional terbuka pada Pemilu Legislatif 2004, 2009, 2014, dan 2019.

Contoh sistem pemilu proporsional tertutup pada Pemilu 1955, Pemilu Orde Baru, dan Pemilu 1999.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
3 tahun lalu

SBY Sebut MK Segera Putuskan Sistem Pemilu di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal