Ribosom merupakan organel tempat berlangsungnya sintesis protein. Ribosom memiliki ukuran sangat kecil, diameternya antara 15-20 nm (1 nanometer = 10-9 meter).
Perbedaan struktur sel prokariotik dan sel eukariotik juga bisa dilihat dari DNA atau yang bisa disebut asam deoksiribonukleat. Persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa, fosfat dan basa-basa nitrogen ini memiliki fungsi sebagai pembawa informasi genetik, yaitu sifat-sifat yang harus diwariskan kepada keturunannya.
RNA atau yang biasa disebut dengan asam ribonukleat merupakan persenyawaan hasil transkripsi DNA. Jadi, pada bagian tertentu DNA melakukan transkripsi membentuk RNA. RNA membawa kode-kode genetik sesuai pesanan DNA.
Semua sel eukariotik memiliki membran inti. Selain itu, sel eukariotik memiliki sistem endomembran, yakni memiliki organel-organel bermembran seperti retikulum endoplasma, kompleks golgi, mitokondria dan lisosom. Sel eukariotik juga memiliki sentriol.
Berikut akan dibahas mengenai struktur sel eukariotik yang meliputi membran plasma, sitoplasma, dan organ-organ sel (ribosom, kompleks golgi, mitokondria, lisosom, badan mikro dan mikrotubulus).