Suasana kemudian memanas setelah sejumlah massa meneriakkan seruan "merdeka" dan "Aceh Merdeka". Polisi yang berada di lokasi berupaya menertibkan pengibaran bendera yang dilakukan massa.
Namun, upaya tersebut mendapat perlawanan. Massa dan polisi terlibat aksi saling dorong di halaman Masjid Raya Baiturrahman.
Petugas akhirnya terdorong mundur hingga keluar dari halaman masjid. Situasi tersebut membuat peringatan Hari Damai Aceh yang semula berlangsung khidmat berubah menjadi kericuhan.
Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh sendiri digelar untuk mengenang kesepakatan damai antara Pemerintah Republik Indonesia dan GAM yang menjadi tonggak berakhirnya konflik bersenjata di Aceh. Belum ada keterangan terkait kejadian dari aparat setempat.