Perkuat Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia, Ini Langkah BMKG

Binti Mufarida
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat sistem peringatan dinitsunami. Salah satunya dengan membentuk konsorsium Gempa Bumi dan Tsunami Indonesia (KGTI). 

Konsorsium tersebut berisi para pakar dan peneliti gempa bumi dan tsunami dari berbagai Kementerian/Lembaga terkait, Perguruan Tinggi, dan praktisi kebencanaan.

“Konsorsium ini sebagai respon BMKG terhadap kecenderungan aktivitas gempa bumi yang terus meningkat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir dan juga adanya fakta bahwa mekanisme pembangkit tsunami semakin kompleks,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam keterangan resminya, Jumat (26/8/2022). 

Dwikorita mengatakan, kehadiran KGTI ini juga guna semakin meningkatkan kemandirian bangsa untuk penguatan operasional Sistem Peringatan Dini Tsunami. Strategi ini, kata dia, dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar dan komitmen BMKG dalam mewujudkan zero victim.

KGTI sendiri dibagi dalam tiga kelompok kerja yaitu, pertama kelompok kerja gempa bumi. Kedua, kelompok kerja tsunami.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miss World Berduka, Putra Miss Venezuela 1993 Meninggal Dunia akibat Gempa Bumi

57 tahun lalu

Keajaiban di Tengah Tragedi, Korban Gempa Venezuela Selamat Setelah 8 Hari Terkubur di Reruntuhan

57 tahun lalu

Pegadaian Gandeng Universitas Andalas, Lakukan Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami

57 tahun lalu

Bibit Siklon Tropis 96W Terdeteksi, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal