Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

Tangguh Yudha
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Foto: BPMI Setpres)

"Karena ternyata konsumsi masyarakat kita masih bisa tetap solid di sekitar 5 persen, lalu investasinya juga tumbuh cukup tinggi 6,9 persen," tuturnya.

Dia menjelaskan, dari sisi pengeluaran, belanja pemerintah menjadi salah satu kontributor utama terhadap pertumbuhan ekonomi. Konsumsi pemerintah tumbuh hampir 16 persen dan memberikan kontribusi sekitar 1 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Amalia menegaskan, kombinasi antara konsumsi masyarakat yang tetap terjaga, investasi yang tumbuh kuat, serta peningkatan belanja pemerintah menunjukkan ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang solid di tengah berbagai tantangan global.

"Nah, jadi dari 5,29 persen itu 1 persen basis poinnya itu dari konsumsi pemerintah. Itu mungkin. Jadi Indonesia tetap solid, ya. Masyarakat tetap memiliki kemampuan untuk konsumsi karena tumbuh 5 persen," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong 

2 bulan lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026

2 bulan lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

2 bulan lalu

Purbaya Ngaku Jadi Menkeu Paling Tak Beruntung, Singgung 4 Ujian Berat Ekonomi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal