Pesan Megawati ke MK: Tolong Diingatkan Para Hakim Disumpah Alquran

Danandaya Arya Putra
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok. PDIP)

"Saya kayak ditampar tau gak, gile, siapa dia, ternyata hanya mau supaya urusan umur, ya Allah, mbok ya udah taati saja kalau sebagai warga negara," tutur Megawati.

Dia mengatakan, keadilan Palu Emas tidak boleh ditransaksikan dengan cara apapun, sebab di dalamnya tercermin keadilan Tuhan. Bayangan inilah yang dirasakan Megawati saat diberi mandat membuat MK.

"Tadinya saya kepikir, oh enak banget ya jadi hakim ya, itu ketoknya sepertinya dari dia keadilan itu, tadinya saya gak mau, tapi amanat sebagai presiden, tak bikinlah," kata dia.

Megawati meyakini MK tidak hanya menjadi benteng konstitusi dan demokrasi. Megawati juga mengatakan MK harus menjadi penjaga terakhir demokrasi melalui kewenangannya menyelesaikan sengketa Pemilu.

"Inilah makna dan sikap yang sudah tidak ada kenegarawan hakim MK, dan MK sangat penting untuk menyempurnakan sistem politik Indonesia. Sebab sejarah mencatat ketika demokrasi hanya dipimpin oleh kekuasaan pada masa orde baru maka yang terjadi adalah rekayasa selalu pemilu," jelas Megawati.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
9 jam lalu

Prabowo Tantang Lawan Politik: Tak Suka Saya? Silakan Bertarung di 2029

Buletin
9 jam lalu

Dramatis! Momen Pohon Randu Alas Berusia 250 Tahun di Magelang Ditebang

Nasional
12 jam lalu

Momen Arief Hidayat Hadiri Sidang MK Terakhir, Bacakan Putusan dengan Suara Serak

Nasional
13 jam lalu

Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Larangan Nikah Beda Agama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal