Pilot Susi Air Masih Disandera KKB, Partai Perindo: Hindari Opsi Militer

Nur Khabibi
Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Perindo, Yusuf Lakaseng. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Perindo, Yusuf Lakaseng menyatakan operasi penyelamatan pilot Susi Air harus mengedepankan pendekatan kesejahteraan dan dialog. 

"Penyelesaian konflik di Papua harus mengedepankan dialog dan pendekatan kesejahteraan, opsi militer harus dihindari," kata Yusuf yang merupakan politisi Partai Perindo --yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu-- saat dihubungi, Selasa (9/5/2023).

Apalagi sebelumnya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti marah besar atas insiden pembakaran Pesawat Susi Air dan penyanderaan sang pilot, Philips Mehrtens yang sudah selama tiga bulan ini disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya

Menurut politisi senior --partai yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu-- bahwa geramnya Susi dianggap wajar karena selain mengganggu pilotnya, KKB juga mempunyai misi tersendiri, yakni untuk memisahkan diri dari NKRI.

"Sangat mendukung kemarahan Ibu Susi, itu juga jadi kemarahan kita. Tidak dibenarkan warga sipil jadi sandera sampai nyawanya terancam untuk kepentingan politik," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, Partai Perindo Desak Evaluasi Menyeluruh Proses Seleksi Lembaga Kuasi Negara

Nasional
2 hari lalu

Kronologi Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo, Diserang saat Patroli

Nasional
3 hari lalu

Partai Perindo Kutuk Kekerasan Seksual di FH UI, Desak Penegakan UU TPKS dan Perlindungan Korban

Nasional
4 hari lalu

Puspadaya Perindo Kawal Kasus Anak Korban Child Grooming hingga Tuntas: Kami Tak Pernah Tinggalkan Korban Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal