PKS Akui Program Tapera Masih Sulit Dipercaya Masyarakat, Dorong Evaluasi

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi perumahan (foto: Kementerian PUPR)

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah membuka opsi evaluasi Tapera. Bahkan, jika memungkinkan merevisi UU Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tapera.

"Terutama berkaitan dengan kewajiban setiap pekerja dan pekerja mandiri yang berpenghasilan paling sedikit sebesar upah minimum untuk menjadi peserta Tapera," kata Suryadi.

Sementara itu, para pekerja atau buruh akan menggelar aksi menolak Peraturan Pemerintah (PP) 21 Tahun 2024 tentang Tapera secara besar-besaran. Demonstrasi akan dilakukan pada 6 Juni 2024.

"Kami punya tuntutan untuk mencabut PP Nomor 21/2024 tentang Tapera dan merevisi UU Tapera," kata Presiden Partai Buruh sekaligus Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
20 jam lalu

Komisi II Tak Izinkan Ombudsman Rapat Bareng Komisi XIII, Imipas dan Lapas Cibinong, Ini Alasannya

21 jam lalu

Kapan DPR Bertemu Partai-Partai Nonparlemen Bahas RUU Pemilu? Ini Kata Dasco

22 jam lalu

Ada Demo Buruh Hari Ini, Jalan Depan Gedung DPR Ditutup

1 hari lalu

291 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan RUU APBN 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal