Polemik Kewajiban Absen Sidik Jari, PGRI Minta Pemerintah Lindungi Guru

Sindonews
Neneng Zubaidah
Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi. (Foto: SINDOnews/Neneng Zubaidah)

JAKARTA, iNews.id - Kebijakan pemerintah daerah (pemda) mewajibkan guru untuk datang ke sekolah untuk absen sidik jari menuai polemik. Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) meminta kewajiban itu dievaluasi untuk melindungi para guru.

Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi mengatakan saat ini para guru sudah diwajibkan datang ke sekolah untuk absen sidik jari. Menurutnya pemda harus memperhatikan pula keselamatan guru dan keluarganya dari penularan covid-19, tak hanya peserta didik.

"Pemimpin daerah harus membuka mata tidak perlu ada absen sidik jari atau fingerprint demi keselamatan para guru dan keluarganya. Tanpa fingerprint absensi bisa tetap dilakukan," ucap Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ini, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya PGRI sudah lama memprotes kebijakan itu. Dia menjelaskan ciri-ciri penularan covid-19 yang bisa bertahan di benda mati mengancam keselamatan para guru dan keluarganya jika absensi fingerprint diterapkan.

Unifah menuturkan, di era yang canggih ini guru seharusnya bisa absen tanpa harus datang langsung ke sekolah. Dia menjelaskan jika guru telah melakukan aktivitas mengajar bisa dilaporkan sebagai absensi melalui sistem.

"Mengajar di mana, catatan pertemuan dengan anak-anak di mana laporannya kan itu bisa jadi sebagai absensi," katanya.

Unifah berharap Kemendikbud membuat peraturan khusus mengenai hal ini. Sebab praktik di lapangan banyak guru tetap masuk ke sekolah tidak hanya untuk absensi tetapi juga datang untuk piket dan di sisi lain wajib untuk mengajar.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Target 500 Titik di 2029, Pemerintah Integrasikan Sekolah Rakyat, Negeri, dan Garuda

57 tahun lalu

Mendikdasmen Kenang Jasa Soeharto: Jadi Fondasi Penting Majukan Pendidikan

57 tahun lalu

Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Belum Bisa Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal