Polemik Pengesahan UU Cipta Kerja, DPR: Mohon Tahan Diri Untuk Tak Terprovokasi

Arie Dwi Satrio
Massa pendemo RUU Cipta Kerja (Foto: Sindo/Rico Afrido)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Dewi Aryani meminta seluruh elemen, khususnya para buruh untuk menahan diri dan tidak terprovokasi menggelar aksi demonstrasi secara besar-besaran menyikapi disahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (UU).

Dewi meminta agar seluruh pihak membaca lebih detail dan memahami terlebih dahulu pasal-pasal yang ada di dalam UU Cipta Kerja. Seluruh pihak diharapkan mengerti maksud poin atau pasal-pasal yang ada di dalam UU tersebut.

"Pesan saya baca dulu detailnya dan pahami makna atau tafsir pasal perpasalnya untuk semua sektor yang ada dalam UU tersebut. Semua pihak mohon tahan diri untuk tidak terprovokasi," ucap Dewi saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2020).

Dewi mempersilakan semua pihak melakukan upaya Judicial Review atau uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK), jika memang setelah dibaca dan dipahami ternyata ada pasal yang tidak sesuai dalam UU tersebut. Menurut Dewi, hal itu lebih konstitusional.

"Jika ada yang tidak pas, maka para pihak bisa melakukan judicial review , tempuh jalur hukum dan konstitusional," ucapnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
22 hari lalu

Buruh Kompak Buat Koreo Barisan Perjuangan saat Demo di DPR, Ini Penampakannya

Megapolitan
22 hari lalu

Massa Buruh Demo di DPR, Serukan 4 Tuntutan terkait Upah Minimum

Megapolitan
22 hari lalu

Buruh Demo di DPR dan Kemnaker Hari Ini, Desak UMP Jakarta Direvisi

Nasional
1 bulan lalu

Konvoi Motor ke Istana, Ribuan Buruh bakal Gelar Aksi Tuntut UMP 8 Januari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal