Polisi di Garis Depan Bencana: Bertaruh Nyawa, Membawa Harapan

Puti Aini Yasmin
Seragam cokelat di tengah bencana bukan simbol kewenangan, melainkan empati dan pengabdian. (Foto: Tribratanews Polri)

Sejak awal mula terjadinya bencana, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi salah satu institusi yang bergerak cepat. Sebanyak 11.625 personel dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di berbagai wilayah terdampak.

Tak cuma itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan kapal untuk dikirim ke daerah terdampak.

"Dan selanjutnya ini nanti digunakan untuk mengangkut logistik yang akan kita salurkan ke wilayah-wilayah yang terdampak. Kemudian kita juga mengirimkan K-9 untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar," ucap Sigit pada Senin (15/12/2025).

Seragam Cokelat Jadi Simbol Harapan Warga Sumatra

Kepolisian tak henti-hentinya bekerja demi pemulihan wilayah bencana. Polri hadir sebagai wajah nyata kehadiran negara saat rakyat sangat membutuhkan. 

Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran dalam arahannya mengatakan penugasan ke wilayah bencana merupakan misi kemanusiaan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingatkan Gaji Polisi dari Rakyat: Layani Mereka, Jangan Menyusahkan

57 tahun lalu

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Komitmen Pelayanan Semakin Presisi dan Humanis

57 tahun lalu

Jelang Upacara Hari Bhayangkara, Begini Situasi di Satlat Korbrimob Cikeas

57 tahun lalu

Sita Aset Hanania Group, Polda Metro: Bisa untuk Berangkatkan Jemaah Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal