JAKARTA, iNews.id - Hasil hitung cepat (quick count) oleh lembaga survei memenangkan pasangan Capres Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, masyarakat diminta tetap menunggu hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera mengatakan, Jokowi-Ma'ruf Amin bersedia menampung aspirasi pakta integritas ijtima ulama yang ditandatangani Capres Prabowo Subianto. Namun dengan catatan tidak bertentangan terhadap Pancasila.
"Yang paling penting lagi Pak Jokowi-Ma'ruf Amin Insya Allah bersedia mendengar, menampung aspirasi dari kelompok yang menamakan ijtima ulama yang terdiri dari PA 212 maupun GNPF Ulama," ujar Kapitra di posko Cemara, Jakarta, Senin (22/4/2019).
Caleg dari PDIP ini menuturkan, Jokowi sebagai kepala negara tidak masalah untuk menjalankan aspirasi ulama. Selama tujuannya untuk membangun bangsa.
"Insya Allah Jokowi-Ma'ruf Amin akan menampung dan menindaklanjutinya. Kami menjadi taruhannya," tuturnya.
Dia yakin, nantinya posisi Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden akan menampung aspirasi umat Islam. Terutama untuk memajukan ekonomi Indonesia lebih bersyariah.
"Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin juga Insya Allah akan menampung kepentingan umat Islam dengan memperhatikan pertumbuhannya," ucapnya.