JAKARTA, iNews.id - Polri membuka peluang besar bagi lulusan sarjana dan diploma terbaik bangsa untuk berkarier sebagai Perwira Pertama Polri melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Penerimaan SIPSS Polri 2026 resmi dibuka mulai 15 Januari 2026.
Program Penerimaan SIPSS Polri 2026 ini dirancang khusus untuk menjaring tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu strategis, mulai dari kesehatan, teknologi, hingga sosial budaya, guna memperkuat pelayanan kepolisian serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.
Pendaftaran Penerimaan SIPSS Polri 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen Polri di https://penerimaan.polri.go.id/. Polri menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Dalam ketentuan resmi Penerimaan SIPSS Polri 2026, batas usia calon peserta saat pembukaan pendidikan ditetapkan sebagai berikut:
- Maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis
- Maksimal 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 Profesi
- Maksimal 28 tahun untuk lulusan S-1 Profesi
- Maksimal 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV
Polri membuka Penerimaan SIPSS Polri 2026 untuk berbagai latar belakang pendidikan, di antaranya:
1. Kedokteran Spesialis & S-2 Profesi
- Spesialis Patologi Anatomik
- Spesialis Mikrobiologi Klinik
- S-2 Psikologi (Profesi)
- Pengembangan Kurikulum
- Kajian Ilmu Kepolisian
2. S-1 & S-1 Profesi
- Kedokteran Gigi (Profesi)
- Farmasi (Apoteker)
- Teknik Sipil
- Sistem Informasi
- Teknologi Informasi
- Teknik Komputer
- Biologi, Kimia, Fisika
- Statistika/Statistika Terapan
- Ilmu Pemerintahan
- Ilmu Sejarah
- Pendidikan Bahasa Prancis
- Sastra Korea
- Manajemen
- Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Seni Rupa
- Ilmu Keolahragaan
- Teologi Kristen (Pendeta/Vikaris – khusus pria)
- Teologi Hindu
- Seluruh prodi dengan sertifikat Commercial Pilot License (CPL)
3. Diploma IV (D-IV)
- Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit
- Proyeksi Penugasan Khusus SIPSS Polri 2026
- Dalam Penerimaan SIPSS Polri 2026, Polri juga membuka alokasi penugasan khusus di wilayah hukum:
Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, NTT, dan Kalimantan Utara.