Polri Paparkan Modus Offline Kelompok Teroris Cari Dana : Donasi hingga Perampokan

Puteranegara Batubara
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan memaparkan modus teroris mencari dana (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Polri memaparkan modus penggalangan dana secara offline yang kerap dilakukan oleh kelompok terorisme. Modus pertama adalah sumbangan atau donasi dengan berbagai cara.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, mereka menjual aset pribadi merupakan salah satu cara untuk mendanai diri sendiri sebagai modal untuk melaksanakan kegiatan terorisme.

"Pada aspek ini cenderung digunakan untuk biaya hijrah pergi ke luar negeri baik ke Suriah maupun Philipina untuk bergabung dengan kelompok ISIS yang disana," kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Kamis (26/5/2022). 

Kemudian, menurut Ramadhan, kelompok JAD dan AD mengenal istilah perampokan dengan sebutan Fa'i. Pasalnya, mereka melakukan berbagai perampokan untuk mendapatkan dana, misalnya kelompok Abu Roban pada tahun 2013.

"Melakukan berbagai perampokan di bank, kantor pos dan toko bangunan. Di tahun 2016 juga yang melakukan perampokan toko emas untuk biaya hijrah ke Suriah," ujar Ramadhan. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polri Ingatkan Bahaya Judi Online: Jangan Tergiur Janji Keuntungan Instan

4 hari lalu

Polri Pastikan Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Bukan Bom, Ini Penjelasannya

5 hari lalu

Selain 9 Perusahaan Sawit, Polri Tetapkan 223 Orang Tersangka Karhutla

5 hari lalu

KPK Bongkar Modus Korupsi di Desa: Laporan Fiktif hingga Mark Up Harga

6 hari lalu

Belum 24 Jam Menjabat, Kombes Nanang Haryono Dimutasi dari Kapolresta Sleman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal