Polri Prihatin Penyebaran Hoaks Menyusul Penganiayaan 2 Ulama di Jabar

Annisa Ramadhani
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul. (Foto: Sindonews/ Dok)

Penganiayaan pertama dialami pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hidayah Santiong, Kampung Sentiong RT 04/01, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Emon Umar Basyri (60) yang akrab disapa Ceng Emon atau Mama Santiong, Sabtu (27/1/2018).

Kejadian kedua, dialami  Ustaz R Prawoto, Komandan Brigade Persatuan Islam Indonesia (Persis) Pusat. Korban dianiaya Kamis (1/2/2018) pukul 07.00 WIB oleh Asep Maftuh (45). Prawoto mengalami luka parah di kepala dan patah tangan kiri akibat dipukuli pelaku yang merupakan tetangganya di Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Prawoto meninggal dunia pukul 17.30 WIB.

Belum selesai duka umat Islam atas penyerangan tak berdasar itu, fenomena tersebut diboncengi pengiriman informasi hoaks yang tidak bertanggung jawab. Namun, Polri berjanji akan menelusuri motif dari penyebaran isu sesat tersebut.

"Kami akan lihat, kami akan selidiki lebih dalam, dan kita bisa tahu motif sebenarnya apa. Apakah terkait dengan motif politik, motif ekonomi, karena (misalnya) setelah memproduksi kemudian mendapat imbalan uang," jelas Martinus.

Martinus memastikan pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembuat dan penyebar berita hoax sesuai aturan hukum yang berlaku. Pihaknya juga berharap agar berita bohong tersebut tidak lagi beredar. Dia  mengingatkan bahwa masalah seperti itu berpotensi membuat kegaduhan.

"Kita juga berharap dan mengimbau kepada mereka yang berpotensi membuat dan menyebarkan berita hoaks untuk berhenti, jangan membuat kegaduhan," ujarnya.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Nasional
6 bulan lalu

Kepala Bappisus Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya dengan Berita Hoaks

Internet
1 tahun lalu

Berantas Berita Hoaks dan Konten Negatif, Pemerintah Lakukan Patroli Digital

Megapolitan
1 tahun lalu

RK Tegaskan Tak akan Jadikan Jakarta Wilayah 1 Agama: Waspada Hoaks, Tidak Benar

Nasional
2 tahun lalu

Mahfud Wanti-Wanti Berita Hoaks di Pemilu 2024: Tetap Jaga Persaudaraan dan Persahabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal