Polri Usut Dugaan Tambang Liar Penyebab Longsor di Lebak usai Tanggap Darurat Dicabut

Okezone
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. (Foto: ist)

LEBAK, iNews.idKabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberi sinyal akan menyelidiki dugaan penambangan dan penebangan ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS). Diduga penambangan dan penebangan itu yang menjadi penyebab banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

"Di sana nanti akan didalami, apakah karena masalah adanya hutan yang tipis atau kondisi tanahnya yang labil dan di situ juga pernah ada tambang-tambang. Nanti semuanya akan kita cek," katanya.

Listyo mengatakan itu saat mengunjungi korban banjir bandang dan longsor di Gedung PGRI Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (5/1/2020). Listyo juga memberikan bantuan logistik kepada korban banjir seperti obat-obatan dan penyedot air.

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, penyelidikan akan dilakukan setelah status tanggap darurat bencana di Kabupaten Lebak yang sudah ditetapkan Pemerintah berakhir.

"Ya (akan diselidiki) nanti, setelah ini akan dilakukan penertiban. Yang terpenting bagaimana mengembalikan masyarakat terkena dampak ini untuk segera pulih dan setelah itu proses ke depan nanti akan kita laksanakan berikutnya," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
12 menit lalu

Banjir Dahsyat Tewasakan Ratusan Orang, Netizen Nepal Salahkan China

4 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Jadi 676 Orang, Banyak Turis Asing Ditemukan Selamat

1 hari lalu

Diluluhlantakkan Banjir dalam Sekejap, Nepal Butuh Biaya Pemulihan Rp88 Triliun

2 hari lalu

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Bertambah Jadi 469 Orang, 1.500 Orang Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal