Prasetyo mengatakan agenda penting lainnya adalah realisasi hilirisasi industri. Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara dijadwalkan melaporkan kesiapan sejumlah proyek hilirisasi, termasuk rencana groundbreaking beberapa proyek pada Januari 2026 dari total sekitar 18 proyek yang telah disepakati dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo.
Selain itu, pembahasan juga mencakup program Sekolah Rakyat yang saat ini telah berjalan di 166 lokasi. Pemerintah menargetkan penambahan sekitar 104 titik baru pada 2026, dengan percepatan pembangunan sarana fisik dan non-fisik.
"Itu saya kira di antaranya beberapa yang nanti akan diminta memberikan paparan, selain tentu saja banyak menteri-menteri yang lain ya," sambung dia.
Prasetyo pun mengatakan bahwa isu kebencanaan turut menjadi perhatian dalam retreat ini. Presiden Prabowo, kata Prasetyo, memberikan penekanan khusus pada percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra.
Selanjutnya, kata Prasetyo, bakal dibahas penanganan bencana di sejumlah wilayah lain seperti Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara dan Balangan di Kalimantan Selatan, mengingat tingginya curah hujan saat ini.
"Ya tentu masalah pemulihan, percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana yang lalu. Kemudian juga sebagaimana kita ketahui juga ada beberapa bencana di tempat yang lain," katanya.