"Itulah mengapa kami membangun Danantara dengan pengawasan yang kuat dan tanggung jawab institusional. Dan kami berusaha menemukan eksekutif terbaik untuk memimpin Danantara," ucap Prabowo.
Prabowo mengaku akan melakukan rasionalisasi jumlah BUMN. Sebab, kini Danantara mengelola 1.044 perusahaan milik negara.
"Kami akan mengurangi jumlahnya menjadi sekitar,paling banyak 300. Kami akan melakukan rasionalisasi. Kami akan menyingkirkan inefisiensi. Kami menginginkan tata kelola dan manajemen terbaik sesuai standar internasional," lanjutnya.
Prabowo telah mempersilahkan Danantara merekrut orang-orang terbaik di dunia.
"Saya telah mengizinkan Danantara untuk merekrut ekspatriat, warga negara asing, untuk memimpin perusahaan-perusahaan ini. Kami menginginkan otak dan pikiran terbaik di dunia," katanya.