JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto membawa tiga pesan utama Indonesia dalam KTT BRICS 2026 di New Delhi, India, pada 12-13 September 2026. Tiga pesan tersebut mencakup penguatan kemandirian dan ketahanan nasional, persatuan negara-negara Global South, serta penguatan kerja sama BRICS untuk mewujudkan tata kelola global yang lebih adil.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan tiga pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri sesi terbatas bertajuk “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism”.
Dalam forum tersebut, Indonesia membawa visi memperkuat tata kelola global yang inklusif sekaligus menyatukan suara negara-negara berkembang untuk memperjuangkan kepentingan dan masa depan bersama.
1. Kemandirian dan Ketahanan Nasional
Pesan pertama Prabowo berkaitan dengan pentingnya membangun kemandirian dan ketahanan nasional. Menurut Prabowo, kekuatan sebuah negara harus dimulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kekuatan sebuah negara bermula dari kemampuannya memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya—pangan, energi, dan pendidikan. Dengan fondasi yang kuat, Indonesia tidak akan bergantung atau mudah didikte oleh kekuatan tertentu,” ujar Teddy.