Prabowo Dinilai Bisa Hentikan Polarisasi Sosial di Masyarakat

Inin nastain
Menhan Prabowo Subianto (Foto: MPI/Avirista Midaada)

Dia mengungkapkan hasil survei SPIN menyebut sebagian besar responden menilai polarisasi sebagai dampak dari pilpres lalu dan masih terjadi. "65,1 persen responden memandang polarisasi akibat politik di Pilpres 2014 dan 2019 itu masih terjadi. Jadi publik masih melihat tingkat polarisasi itu masih potensi akan terjadi itu besar sekali, 65,1 persen ya. Dibanding 10,1 persen yang menganggap tidak ada," kata Igor.

Adanya polarisasi itu, jelas dia, dinilai masyarakat dipicu dari elite politik. Mereka dinilai tidak sungguh-sungguh dalam menghentikan kondisi itu.

"Yang pertama ternyata 20,2 persen responden menilai, polarisasi itu akibat ketidaktegasan tokoh politik. Karena (dipicu) influencer 13,1 persen, karena buzzer 11,9 persen, penegakan hukum yang tebang pilih 3,4 persen. Jadi sebagian besar publik 29,3 persen menjawab tidak tahu," imbuhnya.

"Saya juga kemudian mengamati ya, kenapa ketidaktegasan tokoh politik itu menjadi penyebab utama yang dianggap publik bahwa polarisasi itu masih mungkin terjadi. Karena mereka itulah yang memainkan isu identitas," kata Igor.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
11 jam lalu

Prabowo-Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama, Investasi Pupuk hingga Kapal Canggih

16 jam lalu

Prabowo Ingin Ada Jalur Penerbangan hingga Pelayaran Langsung Indonesia-Rusia

20 jam lalu

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Vladivostok Rusia

1 hari lalu

Prabowo Dapat 8 Kali Tepuk Tangan saat Pidato di Rusia, Ini Momen-momennya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal