Prabowo Heran MBG Dikritik karena Dicap Pemborosan: Tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Pakar yang Protes

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto mengaku banyak dikritik karena menjalankan program MBG. (Foto: screenshot)

Selain itu, eks Menteri Pertahanan ini menjelaskan kemampuan negara menyediakan pangan bagi rakyat merupakan ukuran paling mendasar dari sebuah bangsa yang merdeka. Sebab, kemerdekaan tidak hanya diukur dari kedaulatan wilayah.

"Setiap negara, setiap perekonomian, itu pasti diukur dan kita punya ukuran kita bertanya, apakah bangsa itu bisa memberi makan untuk rakyatnya? Itu yang paling mendasar, untuk apa kita merdeka, untuk apa kita punya NKRI kalau kita tidak bisa memberi paling dasar dari sebuah peradaban, yang paling dasar adalah makan, pangan," ucap dia.

Tak cuma itu, ia juga menanggapi pandangan sejumlah pihak yang menilai anggaran program MBG sebaiknya dialihkan untuk kebutuhan lain. Dia menegaskan persoalan pangan tidak dapat ditunda karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup masyarakat.

"Kalau ada orang-orang pintar mengatakan bahwa, ada yang lebih penting dari perut yang lapar, ya saya persilahkan saudara-saudara, yang saya tahu dari sejarah ribuan tahun peradaban manusia, tidak ada masyarakat yang bertahan tanpa pangan, punah, peradaban punah kalau tidak ada makan," kata dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Vladivostok Rusia

2 hari lalu

Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, Kepala BGN: Kelalaian SPPG yang Disengaja

1 hari lalu

BGN Targetkan Penerima Manfaat MBG Tembus 72,46 Juta Orang di 2027, Mayoritas Siswa

2 hari lalu

Kepala BGN soal Guru Dapat MBG: Untuk Edukasi Siswa, Bukan Jatah Makan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal