“Kalau tentara jangan uang lelah ya, karena tentara nggak boleh lelah,” kata Prabowo mengoreksi.
Menanggapi koreksi tersebut, Suharyanto langsung menyesuaikan istilah yang digunakan. “Uang saku, Bapak, siap,” jawab Suharyanto.
Prabowo kemudian menegaskan, dana tersebut lebih tepat disebut sebagai uang semangat, sembari menekankan semangat pengabdian prajurit TNI. “Uang semangat, tidak mengenal lelah,” katanya.
“Siap, tidak mengenal lelah, siap,” jawab Suharyanto.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa TNI memiliki tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. “Tidak mengenal lelah, berbakti kepada negara dan bangsa,” kata Prabowo.