Prabowo Minta Aparat Negara Introspeksi: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto meminta aparat negara introspeksi diri. (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparat negara melakukan introspeksi dan membenahi diri. Hal itu demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, dan sepenuhnya bekerja untuk kepentingan rakyat.
 
Prabowo menegaskan seluruh aparatur negara, baik di pemerintahan, birokrasi, TNI, Polri, maupun Kejaksaan, harus menyadari bahwa mereka adalah pelayan rakyat. 

“Saya minta introspeksi, terutama para birokrat kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi,” tegas Prabowo saat menghadiri acara Peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dikutip Sabtu (11/7/2026).
 
Eks Menteri Pertahanan ini mengingatkan seluruh atribut dan kehormatan yang dimiliki aparat negara itu berasal dari kepercayaan dan uang rakyat.

“Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu! Kejaksaan, Anda pakai bintang juga, kau! Kau juga milik rakyat!” tegasnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo sangat memahami dan mengerti posisi rakyat tidak lagi menginginkan praktik-praktik korupsi maupun penipuan terus berlangsung di Indonesia. 

Karena itu, Prabowo meminta kepada seluruh aparatur negara untuk memperbaiki diri dan tidak mengkhianati amanah yang diberikan masyarakat.
 
“Saudara-saudara sekalian, saya selalu berpesan kepada aparat negara, kepada petugas-petugas negara yang ada di pemerintahan, yang ada di birokrasi, di setiap kementerian. Marilah kita sama-sama membenahi diri, memperbaiki diri,” ungkapnya.

“Saya tidak mau melihat ke belakang, tetapi saya mohon, perbaiki dirimu. Mawas diri. Jangan melawan kepada rakyat, rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan. Rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan,” lanjut Prabowo.
 
Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk terus memberantas korupsi. Prabowo mengakui upaya tersebut menghadapi banyak perlawanan, terutama dari pihak-pihak yang selama ini menikmati praktik korupsi.
 
“Saudara-saudara, kita bersyukur prestasi-prestasi yang sudah kita hasilkan dalam waktu yang singkat, dengan perlawanan-perlawanan banyak dari kelompok-kelompok, terutama koruptor-koruptor itu,” ujarnya.
 
Prabowo menegaskan penegakan hukum akan dilakukan secara adil tanpa memandang status maupun kekuasaan. 

“Kita akan tegakkan hukum. Dan hukum itu untuk semua. Bukan hanya untuk orang kuat saja,” tutupnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri dari Jampidsus

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan 5 Bendungan, AHY: Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, Air dan Energi

57 tahun lalu

Menko Polkam: Pemerintah Jamin Penegakan Hukum Kasus Korupsi Transparan dan Berkeadilan

57 tahun lalu

Perdagangan Karbon Kehutanan Dimulai, Menhut: Presiden Buat yang Tidak Mungkin Jadi Mungkin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal