Prabowo Minta BRIN Percepat Vaksin Malaria, Riset Karhutla hingga Energi dari Limbah Sawit

Binti Mufarida
Presiden Prabowo Subianto meminta BRIN mempercepat riset vaksin malaria dan mengembangkan inovasi untuk menangani karhutla, energi limbah sawit, serta sampah. (Foto: ist)

Potensi tersebut dinilai dapat mendukung diversifikasi sumber energi nasional, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.

“Jadi saat ini kita mengimpor LPG kurang lebih 97 triliun per tahun dengan adanya biogas yang bisa dikonversi menjadi gas tabung, saya kira ini akan menjadi salah satu solusi energi kita ke depan,” ucap Arif.

Pemanfaatan limbah sawit menjadi energi juga membuka peluang pengolahan hasil samping industri menjadi sumber daya yang memiliki nilai tambah.

BRIN Kembangkan 19 Kandidat Obat Herbal

Di bidang kesehatan, BRIN turut mengembangkan riset obat herbal untuk mendukung kemandirian obat nasional. Arif menyebut terdapat 19 kandidat obat herbal yang dikembangkan untuk menuju kategori fitofarmaka.

“Saat ini di BRIN sendiri ada 19 kandidat obat herbal untuk masuk pada fitofarmaka. Jadi beberapa obat yang ada di BRIN kan masih dalam taraf OHT, Obat Herbal Terstandarisasi. Sekarang ingin menuju pada fitofarmaka,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 jam lalu

Prabowo Perintahkan BRIN Buat Riset Pola Perambatan Api untuk Cegah Karhutla

9 jam lalu

Lapor Prabowo, BRIN Siap Uji Coba Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

10 jam lalu

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BRIN Laporkan Update Riset Bencana hingga Satelit

7 hari lalu

Heboh Logam Misterius Ditemukan di Kebun Sawit Kalteng, BRIN Buka Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal