Tambahan personel tersebut akan memperkuat aparat di lapangan dalam menangani titik-titik api yang masih muncul di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Selain kekuatan personel, Prabowo juga meminta dukungan armada udara diperkuat. Pemerintah akan menambah enam helikopter berukuran besar untuk melakukan operasi water bombing.
"Penambahan 6 helikopter besar water bombing yang dijadwalkan tiba pada sore hari untuk memperkuat upaya pemadaman," jelasnya.
Prabowo juga meminta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diperbanyak untuk membantu mengatasi karhutla. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi hujan yang diperkirakan terjadi di wilayah Kalimantan Barat.
Tak hanya pemadaman dari udara dan darat, perhatian khusus juga diberikan terhadap karhutla di lahan gambut. Pemerintah diminta menambah peralatan untuk menangani titik panas yang berada di bawah permukaan tanah.
"Memperbanyak dan menambah alat pompa pinasi dan bor air khususnya pada lahan-lahan gambut sehingga meredam titik panas bawah tanah," tuturnya.
Dengan tambahan personel TNI, helikopter water bombing, serta penguatan OMC dan peralatan pemadaman di lahan gambut, pemerintah berharap penanganan karhutla di Kalimantan Barat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.