Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Mobil Listrik Antam-CATL, Nilai Investasi Rp95 Triliun

Iqbal Dwi Purnama
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

Proyek tersebut memiliki nilai investasi sebesar 5,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp95 triliun, dengan kapasitas produksi yang diperkirakan mencapai 15 gigawatt-jam (GWh) per tahun.

Proyek ini dikembangkan melalui konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL) bersama Antam dan Indonesia Battery Corporation (IBC). CBL merupakan perusahaan patungan yang melibatkan CATL, Brunp, dan Lygend.

Bahlil mengatakan, tambahan fasilitas tersebut akan memperkuat kapasitas produksi baterai kendaraan listrik di Indonesia. Dia juga menyebut sejumlah fasilitas baterai lain yang telah dikembangkan di dalam negeri, termasuk pabrik sel baterai HLI Green Power di Karawang.

Menurutnya, pengembangan fasilitas baterai dalam negeri diharapkan mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi. Selain membuka lapangan kerja, upaya tersebut juga ditujukan untuk mendukung elektrifikasi kendaraan dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

"Ekosistem baterai mobil kita sudah benar-benar terintegrasi, mulai dari pertambangan (mining), peleburan (smelter), HPAL, prekursor, katoda, hingga sel baterai (battery cell)," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
14 jam lalu

Beri Penghargaan ke Desa Berkinerja Baik, Mendes Yandri Sebut Pencegahan Stunting Jadi Kata Kunci Kemajuan Bangsa

23 jam lalu

Terungkap! Ini Isi Pertemuan Tertutup Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

24 jam lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp11.000, per Gram Dijual Segini

1 hari lalu

Bahlil Ungkap Dampak Konflik Geopolitik Global, Minyak Kini Lebih Dicari daripada Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal