Presdir Lippo Karawaci Mangkir Panggilan KPK

Ilma De Sabrini
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Ketut Budiwijaya mangkir dari panggilan penyidik, Senin (10/12/2018).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Direktur PT. Lippo Karawaci, Ketut Budiwijaya mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga saat ini penyidik belum dapat alasan dari Ketut terkait ketidakhadirannya.

"Ketut Budiwijaya, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci saksi untuk BS (Billy Sindoro) dalam perkara tindak pidana korupsi suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi, penyidik belum memperoleh konfirmasi terkait ketidakhadirannya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Sedianya Ketut akan dikonfirmasi mengenai tiga hal terkait koordinasi arahan dari perusahaan, sumber dana, dan proses perencanaan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"KPK memanggil itu karena perlu mengklarifikasi terkait dengan sumber dana. Kedua, sejauh mana ada arahan atau instruksi antara perusahaan grup Lippo terkait proyek Meikarta. Apakah ada juga arahan untuk berikan uang itu perlu kami dalami," ujarnya.

Panjangnya proses perizinan dari 774 hektare lahan proyek, membuat KPK perlu mendalami lebih jauh perencanaan suatu proyek dari sudut pandang perusahaan Lippo Group. KPK juga menilai tidak mungkin pembangunan Meikarta dilakukan dalam luas lahan 774 hektare. Lantaran, hak tersebut berbenturan dengan aturan tata ruang yang ada.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Bukan Sakit, Ternyata Ini Alasan KPK Ubah Status Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Nasional
3 jam lalu

Mantan Menag Yaqut Tiba-Tiba Jadi Tahanan Rumah, Eks Penyidik KPK: Sangat Janggal!

Nasional
7 jam lalu

Boyamin Kritik KPK soal Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Pengalihan Penahanan Harus Diumumkan!

Nasional
8 jam lalu

KPK soal Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Permohonan Pihak Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal