Presiden Jokowi Sebut Indonesia Obesitas Regulasi di Sidang Pleno MK

Antara
Presiden Jokowi saat memberi sambutan dalam sidang pleno MK di Jakarta, Selasa (28/1/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia disebut mengalami obesitas regulasi yang menghambat kemampuan kompetitif dalam persaingan global. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan dalam sidang pleno Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Jokowi mengatakan obesitas regulasi itu membuat Indonesia terjebak dalam kompleksitas. "Kita mengalami 'hyper' regulasi, obesitas regulasi. Kita terjebak dalam aturan yang kita buat sendiri, terjebak dalam kompleksitas," katanya dalam sidang "Penyampaian Laporan Tahunan Mahkamah Konstitusi Tahun 2019" ini.

Mantan Gubernur Jakarta itu mencatat ada 8.451 peraturan pusat dan 15.985 peraturan daerah di Indonesia. Jokowi mendorong agar peraturan-peraturan yang ada ditinjau dan disederhanakan sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

"Ada PP (Peraturan Pemerintah), perpres (peraturan presiden), permen (peraturan menteri), perdirjen (peraturan direktur jenderal), sampai perda (peraturan daerah). Harus kita sederhanakan agar Indonesia cepat dalam merespons perubahan dunia," ucapnya.

Jokowi mengatakan Indonesia sebenarnya memiliki UUD 1945 yang memberi keleluasaan dalam bertindak. Menurutnya justru unsur-unsur pemerintah yang membuat peraturan turunan terlalu banyak dan tidak konsisten.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 jam lalu

Rismon Cs Gugat Pengajuan Praperadilan Berjilid-jilid, Hakim MK: Ibarat Menggaruk yang Tidak Gatal

3 jam lalu

Hakim MK Sentil Rismon cs Gugat Pengajuan Praperadilan Berjilid-Jilid: Coba Renungkan Kembali

9 jam lalu

Rismon cs Gugat soal Praperadilan Berjilid-jilid di MK: Bukan untuk Roy Suryo

4 hari lalu

BNPB Respons Putusan MK, Pastikan Bantuan Tetap Jalan meski Bukan Bencana Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal