Prihatin dengan Turbulensi Sosial Politik, Alumni IMM Gelar Silaturrahim Nasional

Aditya Pratama
Ketua Umum Kornas Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Armyn Gultom. (Foto: ist)

Armyn memaparkan, alumni IMM yang jumlahnya jutaan dan tersebar tidak hanya di Perguruan Tinggi Muhammadiyah melainkan Perguruan Tinggi Negeri dan Islam Negeri serta swasta lainnya, memiliki potensi memberikan pencerahan dan agenda kontributif lain bagi bangsa.

Dia mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang akan digelar pada Minggu, 20 Oktober 2019. Tidak hanya menjaga demokrasi sebagai sebuah pelaksanaan prosedur semata, melainkan membangun budaya.

"Pasangan Jokowi-Ma'ruf merupakan hasil pemilu yang sah, sehingga pelantikannya adalah keniscayaan konstitusional, sehingga tiap keinginan menghalanginya adalah tindakan anti demokrasi, anti Pancasila," kata Armyn.

Dia menyebut, sebagai elemen sivil society, FOKAL IMM akan menjadi mitra kritis pemerintah. "Mendukung tiap langkah pemerintah yang memberi faedah maksimal bagi kemajuan bangsa, serta memberi masukan pada aspek yang dibutuhkan," ujar Armyn.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Tradisi Buka Bersama Diakui UNESCO, Muhammadiyah: Bukti Islam Menginspirasi Kebudayaan Dunia

Nasional
8 hari lalu

Momen Prabowo Buka Puasa Bersama Ulama, Duduk Semeja dengan Rais Aam PBNU-Ketum MUI

Nasional
8 hari lalu

Pimpinan MUI, PBNU hingga Muhammadiyah Hadiri Bukber bareng Prabowo di Istana

Muslim
9 hari lalu

Kapan Lebaran 2026? BRIN Prediksi Potensi Beda Hari Antara Pemerintah dengan Muhammadiyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal