Prihatin Hakim Terjaring OTT KPK di Surabaya, Firli Bahuri: Karena Pelanggaran Sistem

Riezky Maulana
Ketua KPK Firli Bahuri mengaku prihatin dengan terjaringnya hakim dan panitera dalam OTT di Surabaya. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Terjaringnya hakim, panitera serta pengacara dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya membuat Ketua KPK, Firli Bahuri prihatin. Dia mengatakan keprihatinan mendalam itu dirasakan karena hakim yang sejatinya penegak hukum malah terseret kasus korupsi.

Selain itu dalam beberapa waktu terakhir KPK telah menangkap tiga kepala daerah melalui OTT. Firli menegaskan tindak pidana korupsi yang dilakukan hakim hingga kepala negara menunjukkan adanya pelanggaran sistem.

"Semua peristiwa ini garis besarnya adalah karena pelanggaran sistem, karena sistemnya gagal, buruk atau lemah. Kita sebagai negara hukum sudah memiliki sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi yang makin lama makin kita perbaiki. Sistem harus dibangun agar tidak ada celah dan peluang untuk korupsi, tidak boleh ada lagi sistem yang ramah kepada korupsi," katanya di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

KPK kata Firli terus menyinergikan lembaga negara untuk mencegah pelanggaran sistem dalam konteks korupsi. Dia yakin jika tidak ada pelanggaran sistem yang dilakukan maka tidak akan mungkin pejabat dapat masuk ke dalam aksi perilaku korupsi. 

"Tetapi apabila pelanggaran sistem dilakukan maka tentu oknum-oknum ini bisa berefek perilaku korupsi dan  penindakan tegas pasti dilakukan oleh KPK," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Geledah Kantor Bupati Cilacap, KPK Sita Ponsel Berisi Pesan Pengumpulan Uang Pemerasan THR

Nasional
12 jam lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong terkait Suap Proyek

Nasional
18 jam lalu

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka dari Pihak Swasta dalam Kasus Kuota Haji 

Nasional
2 hari lalu

KPK Ungkap Alasan Periksa Bupati Cilacap di Banyumas usai OTT, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal