Pada 2015, Destry dilantik sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015 hingga 2019. Posisi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kariernya sebelum masuk ke jajaran pimpinan BI.
Destry kemudian secara resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 tertanggal 29 Juli 2019. Dia menjalani masa jabatan untuk periode 2019 hingga 2024 dan mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.
Kini, Destry dipercaya menjalankan tugas sebagai Plt Gubernur BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri. Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menilai Destry merupakan figur paling cocok untuk meneruskan kepemimpinan bank sentral dalam periode transisi.
"Secara institusional, Destry adalah figur yang paling natural untuk memimpin BI melewati masa transisi. Sementara Thomas Djiwandono baru bergabung sebagai anggota Dewan Gubernur beberapa bulan lalu. Jika ia dipromosikan menjadi Gubernur dalam waktu yang sangat singkat, saya meyakini pasar akan sulit memandang penunjukan tersebut sebagai proses suksesi bank sentral yang normal," ujar Liza dalam Risetnya dikutip Senin (27/7/2026).