“Jadi, berdasarkan Keppres 18 tahun 2025, BGN tidak lagi bekerja sendiri dalam mengelola program MBG,” ujarnya.
Selain melibatkan guru, BGN juga menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi untuk riset dan penguatan edukasi gizi. Nanik mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie untuk membahas kolaborasi riset MBG.
Ke depan, mahasiswa yang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga akan dilibatkan sebagai penyuluh gizi di desa-desa lokasi KKN. Langkah ini diharapkan memperluas dampak Program Makan Bergizi Gratis hingga ke tingkat masyarakat.