Protokol Kesehatan Haji 2021: Jemaah Harus Karantina 3 Hari di Asrama

Binti Mufarida
Ilustrasi Kakbah (Foto: Ist)

Kedua, setibanya di Arab Saudi jemaah haji akan dikarantina selama 3x24 jam di hotel dengan kapasitas maksimal 2 orang per kamar. “Setelah 2x24 jam, akan dilakukan tes PCR swab. Jika negatif jemaah bisa melaksanakan Umroh. Jika positif akan dilakukan isolasi mandiri,” tutur Yaqut.

Ketiga, kata Yaqut, seluruh rangkaian ibadah di Masjidil Haram, baik umrah maupun thowaf ifadhoh harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan penjadwalan dan wawasan yang ketat.

Keempat, pergerakan jemaah saat puncak ibadah Haji menyesuaikan dengan ketentuan Arab Saudi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kelima, selesai melakukan seluruh proses Haji di Mekah, jemaah akan diberangkatkan ke Madinah. “Jemaah ditempatkan pada hotel yang sudah ditentukan dengan komposisi 1 kamar maksimum ditempati 2 orang. Jemaah akan tinggal di Madinah selama 3 hari sehingga tidak ada pelaksanaan sholat Arbain,” kata Yaqut.

Keenam, sebelum pulang ke Tanah Air, jemaah haji akan melakukan tes PCR swab. Jika hasilnya negatif jemaah Haji akan dipulangkan ke Tanah Air. Jika positif dilakukan isolasi mandiri pada hotel di Madinah.

Ketujuh, setibanya di Tanah Air jemaah haji masih akan dikarantina di asrama haji selama 5x24 jam. Jemaah haji akan melakukan tes PCR swab pada hari pertama karantina dan hari kelima karantina. Jika hasil PCR swab negatif pada hari kelima, jemaah haji dijalankan pulang kerumah atau daerahnya masing-masing. Namun jika positif akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji.

Kedelapan, selama proses penyelenggaraan Haji, jemaah dan petugas wajib melakukan protokol kesehatan dan disiplin 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi interaksi serta mobilitas.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal