Puan Maharani Sebut Pandemi Covid-19 Hambat Pengentasan Kemiskinan

Carlos Roy Fajarta
Ketua DPR Puan Maharani menilai dunia internasional perlu meningkatkan kerja sama dan solidaritas global untuk mengatasi pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)

“Yang diperlukan saat ini adalah kepemimpinan yang efektif dari Parlemen termasuk dari Speakers Parlemen,” ucapnya.

Puan lantas mendorong negara-negara maju memberi bantuan kepada negara-negara berkembang dalam upaya menghijaukan bumi. Dia mengajak seluruh negara bersama-sama berkomitmen mengurangi emisi, yang tidak saja untuk kepentingan saat ini tapi juga demi generasi mendatang.

“Negara-negara maju harus memimpin dalam pengurangan emisi, dan memberikan bantuan keuangan dan teknis untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi negara berkembang. Kita harus mewarisi dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang, dunia yang lebih aman, lebih adil, dan lebih sejahtera,” katanya.

Putri Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri ini tetap berkomitmen mengimplementasi Paris Agreement tentang perubahan iklim global mengenai mitigasi emisi gas rumah kaca, adaptasi, dan keuangan. Puan juga memastikan Indonesia terus mendukung pencapaian SDGs 2030.

“Pandemi harus menjadi kesempatan untuk membuat masa depan kita yang lebih baik, lebih hijau dan adil,” ujarnya. 

Untuk mencapai hal tersebut, Puan menilai diperlukan kepemimpinan tiap-tiap negara yang efektif, termasuk dari para ketua parlemen. Parlemen disebut berperan penting dalam mengarahkan masa depan lebih baik di masa pasca pandemi Covid-19.

“Mari bekerja sama untuk menciptakan kemauan politik dan kepemimpinan yang kuat untuk memerangi perubahan iklim dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Nasional
24 jam lalu

Istana Pastikan Pemilihan Calon Pimpinan OJK Lewat Pansel, Belum Ada Nama yang Disiapkan

Nasional
1 hari lalu

Paripurna DPR Sahkan 8 Anggota Baznas 2025-2030, Berikut Daftarnya

Nasional
1 hari lalu

11 Juta Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, DPR Nilai Berpotensi Langgar HAM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal