Puan Soroti Belasan Siswi di Jatim Digunduli: Sanksi Harusnya Membina, Bukan Intimidasi dan Merendahkan

Felldy Aslya Utama
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto ist).

Ditambahkannya, insiden di SMPN 1 Sukodadi dapat menjadi peringatan bagi Kementerian dan dinas terkait untuk terus melakukan evaluasi sekolah-sekolah. Puan menyebut, evaluasi berkala diperlukan  demi memastikan lingkungan pendidikan senantiasa menjadi tempat di mana siswa dapat tumbuh dan berkembang dengan penuh rasa aman, hormat, dan merdeka.

"Pentingnya pembinaan dan aturan tegas agar kasus semacam ini tidak terulang di masa depan, diperlukan pembinaan yang komprehensif untuk guru-guru dalam menghadapi pelanggaran disiplin di sekolah," tegas cucu Bung Karno tersebut. 

Puan mengingatkan, seorang guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perkembangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dalam membangun kedekatan yang komunikatif kepada setiap murid-murid untuk memami keinginan anak didiknya. 

"Guru perlu membangun hubungan yang positif dengan siswa, mendengarkan mereka, memahami tantangan yang mereka hadapi, dan membantu mereka tumbuh menjadi individu yang tangguh dan beretika," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Lindungi Pekerja Digital hingga Perketat Outsourcing

3 hari lalu

RUU Perampasan Aset Resmi Jadi Usul Inisiatif DPR, Ditargetkan Rampung 15 Desember

3 hari lalu

Kata Puan soal Namanya Ramai Disebut-sebut akan Gantikan Gibran sebagai Wapres

8 hari lalu

Jenderal Listyo Sigit Dikabarkan Masuk Kabinet usai Tak Jadi Kapolri, Ini Kata Ketua DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal