Pudarnya Kepakaran

Komaruddin Hidayat


Komaruddin Hidayat
Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah

JUDUL di atas terinspirasi dari buku The Death of Expertise (2017) oleh Tom Nichols. Sebuah buku yang provokatif dan peringatan serius bagi kalangan pakar, yaitu mereka yang mempelajari bidang ilmu secara serius, konsisten, memiliki pengalaman banyak pada disiplin ilmunya, dan memperoleh pengakuan dari kolega seprofesi.

Menurut Nichols, dulu pakar atau seorang ilmuwan ahli memperoleh penghormatan dan status sosial tinggi di tengah masyarakat, tetapi sekarang telah pudar. Istilahnya “death” atau mati rasanya terlalu keras.

Ruang demokrasi yang memberikan kebebasan setiap orang untuk mengekspresikan pikiran dan perasaannya semakin memperoleh medium luas melalui gawai berbasis internet. Setiap orang bebas menulis dan menyebarkan gagasan apa saja tanpa hambatan.

Setiap orang bisa menjadi penulis dan pengkritik sekaligus. Dunia diperkecil menjadi miniatur dalam genggaman gawai.

Masyarakat Amerika yang selama ini dianggap paling berpendidikan, ternyata pengetahuan mereka tentang peta dunia sangat lemah. Merasa negaranya sebagai pusat dunia, warga Amerika tidak tertarik mempelajari negara lain.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Cerminkan Semangat Demokrasi

57 tahun lalu

Qodari soal Diskusi di UGM Kisruh: Demokrasi Bisa Terjadi Kalau Ada Dialog

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal