Puluhan Pengurus Harian PBNU Dinonaktifkan, Ini Kata Wapres

Carlos Roy Fajarta
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi penonaktifan puluhan pengurus harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi penonaktifan puluhan pengurus harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Penyebabnya karena merangkap sebagai tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) dalam Pemilu 2024.

Ma'ruf Amin mengatakan bahwa penonaktifan tersebut merupakan konsekuensi dari aturan NU yang melarang pengurus NU terlibat langsung dalam politik praktis. 

"Soal di (NU), memang kan aturan di NU itu kalau ada yang langsung, itu harus dinonaktifkan. Itu konsekuensi," ujar Ma'ruf Amin, Jumat (26/1/2024).

Ia melihat penonaktifan tersebut bukan merupakan masalah besar karena hanya hingga Pemilu 2024 selesai.

"Jadi sebenernya sampai dengan selesainya urusan pemilu, jadi saya kira tidak menjadi masalah karena itu memang dia kan walaupun tidak dinonaktifkan dia sibuk kan," kata Ma'ruf Amin.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
15 menit lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Miliar di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
10 jam lalu

Ketum PBNU Beri Pesan ke Prabowo agar Tak Terbawa Arus Rugikan Palestina 

Nasional
23 jam lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
4 hari lalu

Menag: NU Seperti Keluarga Besar, Penuh Dinamika tetapi Tetap Sakinah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal