Dia menegaskan, analisis harus mempertimbangkan banyak faktor risiko ekonomi. Selain itu, dampak kebijakan pemerintah juga perlu diperhitungkan secara matang.
Menurutnya, jika skenario ekstrem benar terjadi, semua negara terdampak. Dalam kondisi tersebut, resesi bukan hanya dialami Indonesia semata. Karena itu, analisis yang menyasar satu negara menjadi tidak relevan. Purbaya juga mengingatkan pentingnya melihat konteks ekonomi global secara utuh.
“Kalau itu terjadi, seluruh negara pasti terkena dampaknya,” katanya.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan pentingnya analisis komprehensif. Dia meminta ekonom menggunakan data historis dan asumsi realistis. Pendekatan menyeluruh dinilai penting dalam membaca situasi ekonomi global. Selain itu, kebijakan pemerintah juga harus menjadi variabel utama analisis.
Purbaya optimistis Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah terus menyiapkan kebijakan menghadapi tekanan global yang meningkat. Dia menegaskan fondasi ekonomi Indonesia masih relatif kuat saat ini. Bahkan, beberapa negara lain disebut menghadapi tekanan lebih berat dibanding Indonesia.