Purbaya Buka Peluang Naikkan Harga BBM Subsidi

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan untuk menaikkan harga BBM Subsidi. (foto: Anggie Ariesta)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mulai mempertimbangkan opsi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan harga minyak mentah dunia. 

Kenaikan harga energi global yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah dikhawatirkan akan memperlebar defisit APBN melampaui batas aman yang ditetapkan undang-undang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya telah menyusun simulasi dampak fluktuasi harga minyak terhadap postur fiskal nasional. Jika harga minyak mentah mencapai angka rata-rata 92 dolar AS per barel, tekanan terhadap defisit anggaran akan menjadi sangat besar.

“Kalau harga minyak naik ke 92 dolar AS per barel apa dampaknya ke defisit? Kalau tidak melakukan apa-apa defisit kita naik ke 3,6 sampai 3,7 persen dari PDB,” kata Purbaya dalam Media Briefing dan Buka Puasa Bersama Menteri Keuangan, Jumat (6/3/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah saat ini sedang berupaya keras agar defisit anggaran tetap terjaga di bawah ambang batas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seskab Teddy Beberkan 3 Alasan Harga Pertamax Naik, Singgung Kenaikan Minyak Dunia

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 12 Juni 2026 Lengkap Pertalite hingga Pertamax

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal