Sementara itu, Purbaya menanggapi pertanyaan awak media mengenai kunjungan-kunjungan Thomas ke BI sebelumnya. Ia pun menjawab dengan nada bercanda bahwa Thomas ingin pindah sejak kunjungan tersebut.
"Disuruh ngintip-ngintip, di BI ada apa sih? Kan sudah ngintip dua kali cukup. Jadi dia pindah ke sana juga cukup saya pikir," selorohnya.
Purbaya menepis kekhawatiran bahwa masuknya unsur pemerintah ke bank sentral akan menggerus independensi BI.
Menurutnya, pertukaran ini adalah hal yang seimbang dan tidak ada hubungannya dengan intervensi kebijakan. Selama pengambilan keputusan tetap dipisahkan antara fiskal dan moneter, maka independensi lembaga akan tetap aman.
"Nggak ada yang aneh, kalau independensi nggak ada hubungannya. Kecuali nanti pada waktu ambil keputusan ada intervensi langsung dari pemerintah. Selama ini kan nggak ada, jadi BI independen kita jalankan fiskal, mereka jalankan moneter, kita koordinasi di KSSK untuk memastikan kebijakannya walaupun sama-sama independen. Tapi memastikan kedua kebijakan bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," kata Purbaya.